Trending

LAYANAN KAMPANYE

Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Januari 2014

Ayo Jalan Jalan Ke Kepulauan Riau

dok. ramches merdeka
SIRIH BESAR, Tanjungpinang - Pantai yang indah nan eksotis merupakan salah satu daya tarik terpenting di provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Berikut kami rekomendasikan tempat-tempat wisata pantai yang harus dikunjungi bila berkunjung ke Kepri:

1. Pantai Sakera
Pantai Sakera berada tak jauh dari Lobam. Tempat wisata di provinsi Kepulauan Riau ini memiliki panorama alam pantai yang bagus. Bagi Anda yang menyukai kegiatan traveling di daerah pesisir, Pantai Sakera bisa jadi tempat wisata pertama yang akan Anda kunjungi begitu menginjakkan kaki di Pulau Bintan. Namun sayang, karena lokasi Pantai Sakera dekat dengan pelabuhan maka kebersihan Pantai Sakera akhir-akhir ini kurang terjaga.

2. Pantai Trikora
Pantai Trikora berada tak jauh dari Kota Tanjung Pinang. Waktu tempuh dari Tanjung Pinang ke Pantai Trikora kurang lebih satu jam. Tempat wisata pantai di Pulau Bintan ini menyajikan pemandangan pantai yang menakjubkan. Gambar tempat wisata terbaik dihasilkan ketika moment sunset dan sunrise. Oleh karena keindahannya pula, Pantai Trikora menyediakan beragam resort dan cottage liburan dengan harga yang bervariasi.

3. Pantai Lagoi
Bisa dikatakan bahwa Pantai Lagoi adalah miniatur negara Singapura yang berada di Pulau Bintan. Mengapa dikatakan demikian? Karena tarif menyewa kamar hotel dan layanan wisata di Pantai Lagoi menggunakan mata uang Dollar Singapura. Harga mahal layanan di Pantai Lagoi memang sebanding dengan keindahan yang ditawarkan. Panorama pantai di Pulau Bintan ini setara dengan keindahan Pulau Bali.

4. Pulau Penyengat
Pulau Penyengat merupakan salah satu tempat wisata sejarah kebudayaan Melayu yang berada tak jauh dari Kota Tanjung Pinang. Biaya penyeberangan dari Tanjung Pinang ke Pulau Penyengat sebesar Rp. 5.000,- Wisatawan yang mengunjungi pulau mungil di Provinsi Kepri ini dapat mengelilingi area pulau hanya dengan berjalan kaki. Di Pulau Penyengat terdapat obyek wisata Masjid Sultan Riau, Makam Raja Ali Haji, Perigi Putri, dan Benteng Bukit Kursi.

4. Pantai Nongsa
Pantai Rakyat Nongsa berada tak jauh dari wilayah Nagoya, pusat keramaian Kota Batam. Untuk mencapai tempat wisata di Pulau Batam ini, wisatawan bisa menggunakan angkutan umum jurusan Jodoh-Nongsa. Pantai di Pulau Batam ini menyajikan pemandangan alam pantai yang indah di sela-sela kemajuan Pulau Batam dengan kehidupan modernnya.

5. Jembatan Barelang
Jembatan Barelang adalah jembatan yang menghubungkan kawasan darat Pulau Batam, Pulau Rempang, dan Pulau Galang. Jembatan Barelang merupakan salah satu ikon wisata Pulau Batam, sama halnya dengan Jembatan Suramadu yang menghubungkan Kota Surabaya di Pulau Jawa dan Kota Bangkalan di Pulau Madura. Daya tarik Jembatan Barelang tidak kalah menarik dibanding Jembatan Ampera yang melintas di atas Sungai Musi di Kota Palembang, Sumatera Selatan.

6. Pantai Melur
Pantai Melur terletak di daerah pinggiran Pulau Batam dan agak jauh dari pusat Kota Batam. Pantai indah di Pulau Batam ini hanya bisa diakses oleh wisatawan dengan menggunakan kendaraan pribadi. Tidak tersedia akses kendaraan umum menuju Pantai Melur. Oleh karena itu, sangat disarankan bagi setiap wisatawan untuk menyewa kendaraan motor atau mobil sejak kedatangan awal mereka berlibur di Pulau Batam.

7. Anambas dan Natuna
Selain ke 2 tempat ini ada banyak tempat wisata lain di Kepulauan Kepri. Anda bisa berkunjung ke pantai-pantai nan eksotis di Natuna dan Anambas yang konon keindahanan pemandangan bawah lautnya masuk dalam 10 besar dunia.

Selain jalan-jalan ke tempat wisata alam, liburan ke Batam tentu saja dihabiskan dengan cara berbelanja peralatan elektronik. Dan inilah salah satu alasan utama mengapa banyak wisatawan asal Indonesia yang memutuskan pergi ke Batam. Selain untuk tujuan berlibur, mereka sekalian memborong barang-barang elektronik dengan harga murah di pusat-pusat perbelanjaan Pulau Batam.

Traveling ke tempat wisata di Pulau Bintan pun rasanya belum lengkap kalau belum mencicipi aneka wisata kuliner disana. Coba Anda kunjungi Melayu Square yang menjadi pusat jajanan tradisional Melayu di Kota Tanjung Pinang. Tempat wisata kuliner ini mirip dengan Simpang Lima Semarang yang memanjakan setiap pengunjung dengan masakan khas masyarakat setempat.

Kelejatan Kuliner Melayu Di Tanjung Pinang

SIRIH BESAR, Tanjungpinang - Kuliner khas Tanjung Pinang apa saja yang menggoda selera kita untuk mencobanya? Anda tentu tidak asing dengan nama menu makanan nasi lemak, roti prata kuah kari, lou mie, nasi ayam, sate, mie goreng, mie rebus, dan lain-lain. Menu-menu tersebut saat ini makin populer karena menjamurnya restoran Melayu di kota-kota besar. Satu lagi wisata kuliner khas Tanjung Pinang, yaitu olahan gonggong. Gonggong adalah sebutan untuk hewan siput laut yang hidup hanya ada di Kepulauan Riau. Menu-menu tersebut terkenal lezat dan menggugah selera setiap pengunjung.

Keunikan tempat wisata kuliner di Tanjung Pinang selain dari menu-menu makanan Melayu juga dari bangunan tempat makan. Restoran di Tanjung Pinang umumnya berbentuk Hawker Centre. Hawker Centre adalah konsep restoran outdoor dan semi-outdoor dengan meja-meja bundar yang dikelilingi kursi plastik. Konsep resto ini dipakai oleh kebanyakan restoran negara-negara di Eropa yang beriklim sedang, misalnya di Paris, Praha, Roma, Madrid, dan lain-lain. Wisatawan bebas makan bersama dengan teman, keluarga dan kerabat sambil menikmati cita rasa khas makanan Melayu.

Selain Hawcker Centre, tempat menikmati wisata kuliner di Tanjung Pinang adalah dengan mengunjungi kedai kopi yang dikenal dengan nama kopitiam. Konsep kopitiam ini menggabungkan sejarah budaya masa lalu dengan citarasa makanan original warisan leluhur. Saat ini banyak kopitiam di Jakarta, Bandung, maupun Surabaya yang meniru kedai kopi kopitiam. Namun kopitiam yang otentik tetap dari asalnya, yaitu Tanjung Pinang dan kawasan Kepulauan Riau.

Sedapnya Secangkir Kopi Khas Kopitiam
Nama minuman yang dijual di kopitiam antara lain teh tarik, ice milo, teh obeng, dan lain-lain. Kegiatan minum kopi di kopitiam merupakan salah satu budaya masyarakat Tanjung Pinang yang dilakukan pada waktu sarapan, istirahat siang, dan malam hari selepas bekerja. Kemeriahan kedai kopi di Tanjung Pinang merupakan daya tarik pariwisata di Pulau Bintan yang mampu menyedot kunjungan wisatawan dari dalam dan luar negeri. Bila sekali Anda merasa cocok dengan iklim pergaulan di Tanjung Pinang, bisa dipastikan Anda akan ketagihan mencoba beragam menu lezat wisata kuliner setempat.

Dimanakah lokasi makan yang nyaman dan asyik di sekitar Kota Tanjung Pinang? Referensi pertama adalah Akau Potong Lembu. Akau Potong Lembu merupakan salah satu hawker centre paling ramai di Tanjung Pinang. Suasana disana sangat ceria dan semarak oleh kehadiran pengunjung dan penikmat wisata kuliner Melayu. Kemeriahan hawker centre Akau Potong Lembu diklaim mengalahkan tempat makan sejenis di Lau Pa Sat di Singapura dan Jalan Alor di Kuala Lumpur, Malaysia.

Bila wisatawan ingin menikmati kopi Melayu dengan latar belakang lokasi mall, Tanjung Pinang memiliki sejumlah kopitiam yang terkenal. Mall yang memiliki kedai kopi dengan citarasa Melayu antara lain: Pujasera 21, Melayu Square, Ocean Corner, dan Akau Laut Jaya Pelantar 2. Ingin mencoba minum es teh tarik sekaligus menikmati roti prata kuah kari? Cobalah kunjungi Kedai Kopi Pagi Sore. Roti prata di kedai tersebut enak sekali. Apalagi ditemani dengan segelas es teh tarik, nikmat roti prata sangat terasa kari ayamnya.

Kekayaan budaya Melayu telah berakar pada kehidupan masyarakat Tanjung Pinang dan kepulauan di provinsi Kepri sejak lama. Budaya Melayu memberi ciri khusus pada wisata kuliner di Tanjung Pinang. Daya tarik wisata inilah yang perlu dipertahankan oleh masyarakat setempat sehingga kekayaan budaya mereka tidak akan tergerus modernisasi zaman. Tanjung Pinang bisa menjadi tujuan alternatif kegiatan wisata keliling Nusantara selain Pulau Bali, Pulau Lombok, Kota Bandung, Kota Manado, dan lainnya. Ayo lestarikan kekayaan wisata kuliner di Nusantara!

sumber: tempatwisata.web.id


Designed By Blogger Templates - Published By Gooyaabi Templates | Powered By Blogger